Saatini Jabar Nusantara AMP
Lifestyle

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Nara Park Bandung Hadirkan Rumah Cerita Nara dengan 500 Koleksi Buku Gratis

Oleh Umar Erwin Editor: Sigit Nugroho
Nara Park Bandung Hadirkan Rumah Cerita Nara dengan 500 Koleksi Buku Gratis (Foto: Rania)

BANDUNG, Jabarnusantara.saatini.com – Mengajak anak mencintai buku di tengah derasnya penggunaan gadget kini menjadi tantangan bagi banyak keluarga. Menjawab kebutuhan tersebut, Nara Park Bandung menghadirkan Rumah Cerita Nara, sebuah ruang baca dengan konsep unik yang memadukan pengalaman literasi, kreativitas, dan kedekatan dengan alam. Berlokasi di kawasan Ciumbuleuit, Bandung, fasilitas ini resmi diluncurkan melalui grand launching bertajuk "The Story Begin" pada Sabtu (31/10/2026).

Kehadiran Rumah Cerita Nara menjadi langkah baru Nara Park dalam menghadirkan destinasi rekreasi keluarga yang tidak hanya menawarkan pengalaman kuliner, tetapi juga aktivitas edukatif bagi anak-anak.

Suasana peluncuran berlangsung semarak dengan kehadiran sekitar 160 anak yang datang bersama orang tua. Berbalut beragam kostum menarik, para peserta mengikuti sejumlah kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan dunia literasi dengan cara menyenangkan.

Mulai dari mendengarkan dongeng bersama Kak Gaza, membaca buku, hingga mengikuti workshop membuat komik. Berbagai aktivitas tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal cerita, mengembangkan daya imajinasi, sekaligus menyalurkan kreativitas mereka.

Acara ini juga menjadi hasil kolaborasi Nara Park bersama Wimcycle, Kompul Bocah, Muffin Graphics, Rodalink, Mizan Media Utama, serta Kids Look Party.

Mengajak Anak Kembali Menikmati Dunia Buku

Di balik hadirnya Rumah Cerita Nara, terdapat perhatian terhadap perubahan kebiasaan keluarga dalam menghabiskan waktu bersama. Penggunaan perangkat digital yang semakin umum membuat interaksi langsung, termasuk kebiasaan membaca bersama, perlu kembali dibangun.

Marketing Communication Nara Park Bandung, Tini Agustini, mengatakan bahwa fasilitas ini dihadirkan sebagai bentuk kampanye untuk memperkenalkan kembali buku sebagai salah satu sumber pengetahuan dan sarana belajar anak.

"Rumah Cerita Nara merupakan bentuk campaign kami bahwa agar anak-anak menjadi pintar itu tidak selalu berawal dari gadget. Kami miris melihat banyak anak datang bersama keluarga tetapi justru fokus pada layar masing-masing. Melalui ruang baca ini, kami ingin memberikan kesempatan membaca bagi anak-anak, sekaligus menjadi ruang nostalgia bagi para orang tua agar kembali mencintai kebiasaan membaca buku bersama," ujar Tini Agustini.

Menurutnya, membaca tidak harus menjadi kegiatan yang kaku atau membosankan. Dengan menghadirkan ruang yang nyaman dan suasana menyenangkan, anak-anak diharapkan lebih tertarik menjadikan buku sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Selain itu, Rumah Cerita Nara juga diharapkan menjadi tempat bagi orang tua untuk membangun kembali momen kebersamaan bersama buah hati melalui aktivitas membaca.

Mini Library Bernuansa Rumah Peri, Punya Lebih dari 500 Buku

Salah satu keistimewaan Rumah Cerita Nara terletak pada desain ruangannya. Tidak seperti perpustakaan pada umumnya, tempat ini mengusung konsep mini library yang menyerupai rumah peri di dalam pohon.

Desain tersebut menghadirkan suasana imajinatif yang berpadu dengan lingkungan hijau dan pepohonan rindang khas Nara Park. Nuansa alami yang sejuk membuat ruang baca ini terasa lebih dekat dengan alam, sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak saat menikmati buku.

Tidak hanya mengandalkan tampilan visual, Rumah Cerita Nara juga dilengkapi lebih dari 500 koleksi bacaan. Pilihannya beragam, mulai dari buku cerita anak hingga novel yang dapat dinikmati pengunjung dari berbagai usia.

Sementara itu, Operational Manager Nara Park, Rinaldo SM, menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas tersebut merupakan upaya untuk memberikan pengalaman lebih luas kepada pengunjung, khususnya keluarga yang datang bersama anak-anak.

"Kami ingin Nara Park bukan hanya tempat untuk makan atau bersantai, tetapi menjadi sesuatu yang jauh lebih bermanfaat. Rumah Cerita Nara ini berfungsi sebagai mini library gratis, tempat anak-anak dapat mengenal dunia lewat buku saat orang tua menikmati hidangan. Kami menyediakan lebih dari 500 koleksi buku, mulai dari bacaan anak hingga novel, yang bisa diakses setiap hari tanpa dipungut biaya," jelas Rinaldo.

Dengan konsep tersebut, orang tua bisa menikmati waktu bersantai maupun menyantap hidangan, sementara anak-anak memiliki alternatif kegiatan yang lebih produktif melalui aktivitas membaca.

Siapkan Program Nara Menanam hingga Kids Fun Run

Menariknya, pengembangan Rumah Cerita Nara tidak berhenti pada penyediaan fasilitas membaca. Nara Park juga menyiapkan berbagai program edukasi berkelanjutan yang menghubungkan dunia literasi dengan pengalaman langsung di lingkungan terbuka.

Salah satu program yang direncanakan adalah Nara Menanam. Melalui kegiatan ini, anak-anak akan diajak mengenal alam, memahami proses menanam, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Selain itu, terdapat pula agenda Kids Fun Run yang mengajak keluarga menikmati aktivitas olahraga bersama. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan rekreasi yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendukung kebiasaan hidup aktif bagi anak-anak.

Rinaldo berharap, perpaduan kegiatan membaca dan pengalaman berinteraksi dengan alam dapat memberikan kesan yang lebih mendalam bagi setiap pengunjung.

"Kami berharap kebiasaan membaca ini dapat menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian anak-anak terhadap alam. Harapan kami, kenangan yang dibawa pulang dari Nara Park bukan cuma soal makanan yang lezat, melainkan pengalaman edukatif yang seru dan berkesan bagi anak-anak," pungkas Rinaldo.

Bisa Dikunjungi Gratis Setiap Hari

Bagi keluarga yang ingin mencoba pengalaman membaca dengan suasana berbeda, Rumah Cerita Nara bisa menjadi salah satu pilihan aktivitas saat berkunjung ke Bandung.

Fasilitas ini berlokasi di Nara Park, Jalan Rancabentang Nomor 28, Bandung. Pengunjung dapat menikmati ruang baca tersebut setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB.

Menjadi daya tarik tersendiri, Rumah Cerita Nara dapat diakses secara gratis tanpa dikenakan biaya masuk.

Dengan kehadiran fasilitas ini, Nara Park Bandung menawarkan perspektif baru tentang rekreasi keluarga. Sebab, liburan tidak selalu harus diisi dengan bermain atau menikmati kuliner, tetapi juga bisa menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, mengasah imajinasi, dan menanamkan kecintaan terhadap alam melalui pengalaman sederhana bersama buku. (*)

#Rumah Cerita Nara #Nara Park Bandung #Nara Menanam #Kids Fun Run #The Story Begin