Saatini Jabar Nusantara AMP
Bisnis

JNE Dukung Seniman Disabilitas Lewat Pameran IN MEDIO di Bandung, Perkuat Ruang Seni yang Inklusif

JNE mendukung pameran seni inklusif IN MEDIO di Bandung sebagai Partner Logistik untuk memperluas jangkauan karya seniman disabilitas. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun ruang kreatif yang setara melalui distribusi karya dan program promosi khusus bagi pengunjung.

Oleh Umar Erwin Editor: Gatot Wahyu
JNE Dukung Seniman Disabilitas Lewat Pameran IN MEDIO di Bandung, Perkuat Ruang Seni yang Inklusif (Foto: Istimewa)

BANDUNG, Jabarnusantara.saatini.com – Seni merupakan ruang bagi setiap orang untuk mengekspresikan gagasan, kreativitas, dan pengalaman tanpa batas. Semangat kesetaraan inilah yang dihadirkan melalui pameran seni IN MEDIO hasil inisiasi ARTJOG bersama Tab Space yang berlangsung di Bandung.

Menariknya, dalam penyelenggaraan pameran yang digelar pada 31 Oktober hingga 29 November 2026 di Dia.Lo.Gue @dotHub Space, Bandung, JNE turut mengambil bagian sebagai Partner Logistik.

Keterlibatan JNE bukan sekadar mendukung kebutuhan pengiriman barang, melainkan juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan karya para seniman agar dapat dinikmati masyarakat. Dukungan tersebut mencakup kebutuhan distribusi karya seni hingga berbagai perlengkapan yang menunjang kelancaran pameran.

Kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan industri kreatif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang memiliki jaringan logistik untuk mendukung mobilitas karya dan aktivitas komunitas seni.

Senior Vice President Marketing JNE, Eri Palgunadi, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam pameran IN MEDIO merupakan wujud komitmen untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan komunitas seni dan pelaku industri kreatif.

“Bagi JNE, logistik bukan hanya tentang mengantarkan barang dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan sebuah ide, kreativitas, dan karya untuk dapat menjangkau lebih banyak orang. Kami bangga dapat menjadi bagian dari pameran IN MEDIO bersama ARTJOG dan Tabspace. Kolaborasi ini sejalan dengan semangat JNE untuk terus memberikan manfaat melalui semangat Connecting Happiness, sekaligus mendukung ruang-ruang kreatif yang membuka kesempatan bagi setiap individu untuk berkarya dan menunjukkan potensinya,” ujar Eri, Sabtu (31/10/2026).

Tidak hanya memberikan dukungan logistik, JNE juga menghadirkan program promosi khusus selama pameran berlangsung. Pengunjung bisa mendapatkan official merchandise ARTJOG melalui kanal penjualan Pesona Express JNE di https://mart.roketindonesia.com.

Kehadiran program tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk memperoleh merchandise resmi ARTJOG sekaligus memperkuat sinergi antara sektor logistik dan industri kreatif.

Berangkat dari Program Residensi Seniman

Direktur Program ARTJOG, Gading Narendra Paksi, mengapresiasi keterlibatan JNE yang turut membantu kelancaran pendistribusian karya dan perlengkapan pameran.

Gading menjelaskan, IN MEDIO merupakan muara dari rangkaian program residensi seniman yang sebelumnya dilaksanakan di Yogyakarta. Program tersebut merupakan bagian dari Love ARTJOG, sebuah platform yang dibangun berdasarkan komitmen untuk menciptakan ekosistem seni yang lebih inklusif serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap seni dan disabilitas.

Dalam pelaksanaannya, Love ARTJOG menggandeng Tab Space, sebuah social enterprise yang memfasilitasi seniman disabilitas agar dapat berkembang sebagai praktisi profesional.

Kolaborasi ini juga melibatkan dotHub Space sebagai ruang pertemuan seni, desain, dan budaya yang mengedepankan inklusivitas. Sementara itu, Ace House Collective, kolektif seni independen asal Yogyakarta, turut berperan sebagai fasilitator dalam program residensi.

Lima seniman dari berbagai daerah terlibat dalam proses tersebut. Mereka adalah Clara Vania dari Yogyakarta, Dewi Nurlaela dari Jakarta, Ilham Sadikin dari Bandung, Septa Anggitayuda dari Bogor, dan Zakka Nurul Giffani Hadi dari Yogyakarta.

Selama sepuluh hari, kelima seniman mengikuti proses pertukaran pengetahuan dan eksplorasi artistik. Mereka juga berkesempatan bertemu dengan berbagai seniman, kolektif seni, serta ruang seni independen di Yogyakarta.

Berbagai pengalaman tersebut kemudian diterjemahkan menjadi karya dengan pendekatan dan medium yang beragam.

Mulai dari eksplorasi arsitektur, transportasi, dan tradisi yang diwujudkan melalui figur robotik, simbolisme kesetaraan komunitas Tuli dan Dengar, hingga perpaduan fotografi dengan bahasa isyarat.

Ada pula karya yang mengangkat dokumentasi hubungan keluarga melalui teknik cyanotype, serta eksplorasi kolase yang memadukan citra fisik dan digital.

Keberagaman karya tersebut menjadi gambaran bagaimana setiap individu memiliki cara berbeda dalam menyampaikan gagasan dan pengalaman melalui seni.

Menghadirkan Perspektif Baru tentang Kesetaraan

Lebih dari sekadar pameran, IN MEDIO menjadi ruang perjumpaan yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kreativitas para seniman dengan beragam latar belakang.

Melalui karya-karya yang ditampilkan, pengunjung diajak melihat bahwa seni tidak memiliki batasan dalam hal kemampuan maupun latar belakang seseorang. Setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, menyampaikan gagasan, dan berkontribusi dalam ekosistem kreatif.

Pesan mengenai kesetaraan, keberagaman, dan inklusivitas menjadi salah satu nilai utama yang ingin dibangun melalui penyelenggaraan pameran ini.

Bagi JNE, dukungan terhadap IN MEDIO juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat melalui kolaborasi positif dengan berbagai komunitas.

Sejalan dengan semangat Connecting Happiness, JNE memandang setiap pengiriman memiliki cerita dan makna tersendiri. Termasuk ketika layanan logistik menjadi bagian penting dari perjalanan sebuah karya seni hingga dapat menjangkau dan dinikmati masyarakat luas.

Memasuki usia ke-36 tahun dengan mengusung tema Melesat Hebat, JNE berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan komunitas, pelaku industri kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kolaborasi tersebut, JNE berharap dapat menciptakan nilai tambah dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Indonesia, sekaligus ikut mendorong tumbuhnya ekosistem seni yang terbuka, setara, dan memberikan ruang bagi semua orang untuk berkarya. (*)

#Pameran IN MEDIO #JNE #ARTJOG #Tab Space Bandung #Dia.Lo.Gue dotHub Space